Example 728x250

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Gelar Lomba Domino Orado Pererat Sinergi Polri, Masyarakat dan Insan Pers

MONITOR KALTENG, PALANGKA RAYA – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Lomba Domino Orado yang berlangsung di Aula Utama Polda Kalteng, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Yosi Muhamartha dan dihadiri Dirnarkoba Polda Kalteng Kombes Pol Slamet Adi Purnomo, pengurus Persatuan Besar Organisasi Olahraga Domino Indonesia (PB Orado), serta para peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah.

Dirnarkoba Polda Kalteng Kombes Pol Slamet Adi Purnomo mengatakan, lomba domino tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antara Polri, masyarakat, dan insan pers.

“Tujuan kegiatan ini untuk mempererat silaturahmi antara anggota Polri, masyarakat, dan insan pers di Kalimantan Tengah. Selain itu, kami juga ingin mendorong domino menjadi cabang olahraga yang terorganisir dan berprestasi di Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kompetisi tersebut diikuti sebanyak 96 tim yang terdiri dari 14 tim perwakilan Polres jajaran, dua tim dari Polda Kalteng, 14 tim dari masyarakat umum berbagai kabupaten dan kota, serta 16 tim dari kalangan wartawan dan media massa yang bertugas di Palangka Raya.
Menurutnya, semangat sportivitas harus menjadi landasan utama selama pertandingan berlangsung.

“Kami berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kebersamaan, dan menjadikan kompetisi ini sebagai sarana mempererat persaudaraan,” katanya.

Panitia menyediakan hadiah uang pembinaan sebesar Rp5 juta bagi juara pertama, Rp3 juta untuk juara kedua, Rp2 juta bagi juara ketiga, dan Rp1,5 juta untuk juara keempat.

Sementara itu, Ketua Harian PB Orado, Giri Bayu Kusumah, mengapresiasi dukungan Polda Kalteng terhadap perkembangan olahraga domino di daerah. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Kami berharap lomba seperti ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya sehingga olahraga domino semakin berkembang dan dikenal luas oleh masyarakat Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Yosi Muhamartha menegaskan bahwa lomba domino bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan antarberbagai elemen masyarakat.
“Lomba ini bukan sekadar pertandingan, tetapi wadah silaturahmi dan persatuan antara Polri, masyarakat, dan wartawan sebagai upaya bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Kalimantan Tengah berharap sinergi yang selama ini terjalin antara kepolisian, masyarakat, dan insan pers semakin kuat dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif di Kalimantan Tengah.( Red/Gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page