Example 728x250

DPRD Kalteng Dorong Penguatan Arsip Daerah sebagai Sarana Edukasi dan Pelestarian Sejarah

MONITOR KALTENG, PALANGKA RAYA – DPRD Kalimantan Tengah menilai arsip daerah memiliki peran yang jauh lebih luas dibanding sekadar tempat penyimpanan dokumen. Arsip dinilai dapat menjadi sarana edukasi yang penting bagi generasi muda untuk mengenal sejarah, budaya, dan perjalanan pembangunan daerah dari masa ke masa.

Karena itu, penguatan sistem kearsipan di Kalimantan Tengah dinilai perlu mendapat perhatian serius agar berbagai catatan penting daerah dapat terjaga dan dimanfaatkan secara optimal.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran, mengatakan pengelolaan arsip yang baik merupakan langkah strategis untuk menjaga memori kolektif daerah.

Menurutnya, berbagai dokumen, catatan, maupun benda bersejarah yang terdokumentasi dengan baik dapat menjadi sumber informasi dan pembelajaran bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya setelah melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah guna mempelajari sistem pengarsipan dan dokumentasi sejarah yang diterapkan di daerah tersebut.

“Dari hasil kunjungan ke Jawa Tengah belum lama ini, ada beberapa hal yang mereka sampaikan dan bisa menjadi referensi untuk diterapkan di Kalteng,” ujar Tomy, Senin (22/6/2026).

Ia menjelaskan, keberhasilan suatu daerah dalam menjaga dan mengelola arsip akan memudahkan masyarakat memperoleh informasi mengenai perkembangan pemerintahan, budaya, hingga kehidupan sosial masyarakat dari waktu ke waktu.

Selain berfungsi sebagai penyimpan informasi, arsip juga memiliki nilai strategis sebagai bahan penelitian dan pengembangan wawasan kebangsaan.

Menurut Tomy, keberadaan arsip yang tertata dengan baik dapat membantu generasi muda memahami sejarah daerah sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap identitas lokal.

Tomy menilai Kalimantan Tengah memiliki potensi sejarah yang sangat besar dan perlu didokumentasikan secara lebih terstruktur.

Berbagai catatan mengenai budaya lokal, perkembangan wilayah, hingga sarana transportasi tradisional dinilai penting untuk dihimpun dan dilestarikan agar tidak hilang seiring perkembangan zaman.

“Dokumen dan berbagai catatan sejarah daerah perlu dijaga serta didokumentasikan dengan baik agar tetap dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Ia berharap upaya penguatan sistem kearsipan dapat berjalan seiring dengan pelestarian sejarah daerah. Dengan demikian, arsip tidak hanya menjadi kumpulan dokumen yang tersimpan, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang mampu memperkuat identitas daerah serta menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap Kalimantan Tengah.

Menurutnya, pengelolaan arsip yang modern dan terintegrasi akan menjadi investasi penting dalam menjaga warisan sejarah sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan di masa mendatang. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page