Example 728x250

Jelang Hari Jadi Kota, Pemkot Palangka Raya Bangun Kolaborasi Besar Bersama Insan Pers, UMKM, dan Komunitas

MONITOR KALTENG, Palangka Raya – Dalam suasana santai namun penuh makna, pejabat pemerintah daerah, insan pers, pelaku usaha, serta perwakilan komunitas duduk bersama membahas semangat kebersamaan menjelang Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya, Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya, dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (13/6/2026)

Pertemuan tersebut bukan sekadar membahas rangkaian kegiatan seremonial. Pemerintah Kota Palangka Raya sengaja membuka ruang dialog guna memastikan peringatan hari jadi menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan kota.

Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya Albert Toembak, Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran mereka menegaskan bahwa pembangunan kota tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.

Kegiatan diawali dengan silaturahmi antara Wali Kota Palangka Raya bersama insan pers dan media. Suasana berlangsung hangat dan terbuka tanpa sekat. Berbagai pandangan disampaikan dalam diskusi yang menegaskan pentingnya peran pers sebagai mitra strategis pemerintah, baik dalam menyampaikan informasi pembangunan maupun menjembatani aspirasi masyarakat kepada para pengambil kebijakan.

Pembahasan kemudian berkembang ke isu yang lebih substansial, yakni tentang arah pembangunan dan masa depan Palangka Raya. Sejumlah peserta menyampaikan pandangan mengenai pentingnya pembangunan berkelanjutan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, hingga upaya menjaga identitas Palangka Raya sebagai kota yang terus berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong.

Dari berbagai masukan yang mengemuka, terdapat satu benang merah yang menyatukan seluruh pembahasan, yaitu bahwa kemajuan kota hanya dapat dicapai melalui kolaborasi dan sinergi seluruh pihak.

Semangat tersebut tercermin dalam konsep peringatan hari jadi tahun ini. Pemerintah Kota Palangka Raya memilih pendekatan yang lebih partisipatif dengan melibatkan komunitas, pelaku UMKM, dan dunia usaha dalam berbagai kegiatan yang akan digelar. Langkah ini juga menjadi upaya mengurangi ketergantungan terhadap pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui dukungan dan kemitraan dengan sektor swasta.

Bagi pelaku UMKM, momentum hari jadi menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Sementara bagi komunitas, kegiatan yang disiapkan menjadi ruang untuk menampilkan kreativitas, inovasi, serta semangat kebersamaan yang selama ini tumbuh di tengah masyarakat Palangka Raya.

Lebih dari sekadar perayaan, konsep tersebut menunjukkan bahwa agenda pemerintah dapat menjadi penggerak ekonomi sekaligus wadah partisipasi publik. Perayaan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Di balik berbagai agenda yang tengah dipersiapkan, tersimpan pesan besar bahwa Hari Jadi Kota Palangka Raya bukan hanya tentang mengenang perjalanan sejarah, melainkan juga tentang memperkuat kolaborasi, merawat kebersamaan, dan membangun optimisme bersama menuju masa depan kota yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.Naskah ini lebih fokus pada pesan utama berita, yaitu kolaborasi, partisipasi masyarakat, dan semangat pembangunan Kota Palangka Raya melalui momentum hari jadi kota.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page