Example 728x250

Pemprov Kalteng Genjot Pembangunan Infrastruktur Pendidikan, Alokasikan Rp 1,53 Miliar

Gambar Ilustrasi APBD Dinas Pendidikan (Dok Istimewa)

Monitorkalteng.co.id – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menggenjot pembangunan infrastruktur pendidikan dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,53 miliar untuk berbagai proyek perencanaan sekolah. Sejumlah proyek ini diumumkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dan saat ini tengah dalam tahap seleksi.

Dikutip dari laman resmi LPSE Provinsi Kalimantan Tengah, terdapat 10 proyek perencanaan pendidikan yang masuk dalam tahap lelang dan pengadaan langsung. Proyek-proyek ini mencakup pembangunan ruang kelas baru (RKB), aula, unit gedung baru (UGB), tempat ibadah, serta rehabilitasi fasilitas sekolah.

Berikut beberapa proyek perencanaan yang sedang dalam proses seleksi:

Pembangunan RKB SMAN 3 Pangkalan Bun – Rp 126 juta

Pembangunan Aula SMAN 2 Palangka Raya – Rp 300 juta

Pembangunan UGB SMAN 8 Palangka Raya – Rp 250 juta

Reviu perencanaan pembangunan SMA di Seranau, Kotawaringin Timur – Rp 150 juta

Pembangunan SMA di Pasir Panjang, Kotawaringin Barat – Rp 250 juta

Pembangunan tempat ibadah SMAN 1 Danau Sembuluh – Rp 39 juta

Rehabilitasi ruang kantor SMAN 1 Danau Sembuluh – Rp 45,5 juta

Pembangunan tempat ibadah SMAN 1 Seruyan Tengah – Rp 60 juta

Pembangunan WC dan sanitasi SMAN 1 Seruyan Tengah – Rp 45 juta

Rehabilitasi WC dan sanitasi SMAN 3 Nanga Bulik – Rp 65 juta

Berdasarkan data LPSE, batas akhir tender untuk sebagian besar proyek ini ditetapkan pada 8 April 2025, sementara beberapa proyek dengan sistem pengadaan langsung memiliki tenggat hingga 26 Maret 2025.

Didanai APBD dan DAK

Pendanaan proyek-proyek ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah serta Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Kalteng dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemerataan infrastruktur sekolah di berbagai daerah.

Selain proyek pendidikan, LPSE Kalteng juga mencatat adanya sejumlah proyek infrastruktur lain, termasuk peningkatan jalan dan normalisasi drainase di beberapa wilayah Palangka Raya dan sekitarnya.

Pemerintah berharap proyek ini dapat berjalan sesuai rencana dan meningkatkan kualitas sarana pendidikan bagi siswa serta tenaga pengajar di Kalimantan Tengah.

Redaksi

Respon (5)

  1. Utk pemprov dan jajarannya, mohon diperhatikan utk sekolah kami SDN 3 Desa Camba kec. Kotabesi dari saya masih kecil SD sampai skrg hmpir 40 tahun tidak ada perubahan, sekolah semakin Reyoot dan Tertinggal seperti gubuk dan skrg tidak pantas disebut sekolah, karena SD tsb.kondisinya sangat memprihatinkan sekali, serta pembangunan jalan desa Camba 1 sampai skrg blum ada pengaspalan sdh 30 tahun lebih. Mohon perhatiannya para pemerintah yg terkait utk lebih memperhatikan daerah di pelosok, karena kita adalah 1 indonesia🙏salam dan Terima kasih🙏

  2. Utk pemprov dan jajarannya, mohon diperhatikan utk sekolah kami SDN 3 Desa Camba kec. Kotabesi dari saya masih kecil SD sampai skrg hmpir 40 tahun tidak ada perubahan, sekolah semakin Reyoot dan Tertinggal seperti gubuk dan skrg tidak pantas disebut sekolah, karena SD tsb.kondisinya sangat memprihatinkan sekali, serta pembangunan jalan desa Camba 1 sampai skrg blum ada pengaspalan sdh 30 tahun lebih. Mohon perhatiannya para pemerintah yg terkait utk lebih memperhatikan daerah di pelosok, karena kita adalah 1 indonesia🙏salam dan Terima kasih🙏

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page